Posted in Uncategorized

Pendaftaran Siswa Baru Sekolah Inggris Periode 6

Silahkan baca informasi dibawah ini dengan teliti dan ikuti setiap langkah pendaftaran dengan baik.


1. Apa itu Sekolah Inggris?

  • Sebuah program belajar materi dasar bahasa Inggris secara online dan gratis.
  • Ini adalah program tambahan untuk membantu siswa-siswa Sekolah TOEFL agar memiliki pengetahuan dasar yang lebih baik lagi untuk meraih skor TOEFL yang ditargetkan.
  • Bagi yang belum ikut Sekolah TOEFL tetap bisa mendaftar dan mengikuti program Sekolah Inggris ini dan bisa mendaftar Sekolah TOEFL yang akan dibuka periode baru.

2. Apa saja materi yang akan dipelajari?

  • Tenses + Grammar
  • Vocabulary
  • Listening

3. Siapa Mentor ScholarshipBootcamp?

  • Budi Waluyo, Ph.D.
  • Beliau juga pendiri dan mentor Sekolah TOEFL dan Sekolah Inggris.
  • Penerima Beasiswa S2 IFP studi di Inggris. Alumni University of Manchester.
  • Penerima Beasiswa S3 Fulbright studi di Amerika Serikat. Alumni Lehigh University

4. Siapa saja yang bisa ikut belajar?

  • Terbuka untuk Umum. Semua boleh ikut.

5. Berapa biayanya?

  • GRATIS!

Tertarik ingin ikut? Pendaftaran siswa baru sedang dibuka sekarang sampai tanggal 8 Mei 2018. 

Ikuti langkah pendaftaran dibawah ini:


Gagal mengikuti 3 langkah dibawah ini berarti gagal mendaftar

Langkah 1

1. Download dan baca Panduan Belajar Sekolah Inggris dibawah ini. 

Langkah 2

2. Bergabung di Facebook Grup Sekolah Inggris Periode 6.

  • Klik link dibawah ini dan anda akan segera disetujui untuk bergabung.
  • Bila sudah disetujui di FB Group, baca perintah/ informasi yang ada di FB Group terkait proses pembelajaran.

Langkah 3

3. Follow atau Like salah satu atau semua Social Media dibawah ini agar tidak ketinggalan informasi:

Follow Twitter       : @01_budi dan @SekolahToefl

Follow Facebook   : https://www.facebook.com/budi.waluyo.33

Like FB Page          : https://www.facebook.com/Sdsafadg-879319065432901/ dan https://www.facebook.com/schoolingme/

Follow Instagram  : @sdsafadg, @schoolingme.id, dan @Sekolah_TOEFL

Add/Follow Line   : @zux2328h

Selesai!

Cek informasi di FB Group Sekolah Inggris bila anda sudah disetujui masuk.

Advertisements
Posted in Uncategorized

Beasiswa S2 dan S3 di Prince of Songkla University dengan TOEFL ITP

Buat yang sedang mencari beasiswa S2 dan S3 ke luar negeri, ini ada kesempatan bagus.

Dan yang paling penting adalah beasiswa ini “menerima sertifikat TOEFL ITP”. Skor minimalnya juga tidak terlalu tinggi, yaitu 520.

FYI, beasiswa studi ke luar negeri kebanyakkan biasanya meminta 550 untuk level S2 dan 575 untuk level S3.

Nah, lumayan rendah requirementnya kan? Hanya 520.

Saya siapkan beberapa link penting untuk anda pahami dibawah ini.

Ingat, kerjakan dulu PR-nya, baru bertanya ya 🙂

1. Link informasi beasiswa:

2. Link untuk melihat program studi:

3. Link untuk proses pendaftaran online:

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328h | Twitter @01_budi 

Posted in Uncategorized

Pendaftaran Siswa Baru ScholarshipBootcamp Periode 2

Silahkan baca informasi dibawah ini dengan teliti dan ikuti setiap langkah pendaftaran dengan baik.


1. Apa itu ScholarshipBootcamp?

  • Sebuah program untuk mempelajari dan mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk memenangkan beasiswa studi ke luar negeri.

2. Apa saja materi yang akan dipelajari?

  • Membuat CV/ Resume
  • TOEFL dan IELTS
  • Organisasi dan Publikasi
  • Research Plan, Study Plan, dan recommendation
  • Pengalaman dan Memilih Bidang studi
  • Motivation Letter, Study Objective, dan Personal Statement
  • Memilih Kampus dan Komunikasi
  • Proses Mendapatkan LOA

3. Siapa Mentor ScholarshipBootcamp?

  • Budi Waluyo, Ph.D.
  • Beliau juga pendiri dan mentor Sekolah TOEFL dan Sekolah Inggris.
  • Penerima Beasiswa S2 IFP studi di Inggris. Alumni University of Manchester.
  • Penerima Beasiswa S3 Fulbright studi di Amerika Serikat. Alumni Lehigh University.

4. Siapa saja yang bisa ikut belajar?

  • Terbuka untuk Umum. Semua boleh ikut.

5. Berapa biayanya?

  • GRATIS!

Tertarik ingin ikut? Pendaftaran siswa baru sedang dibuka sekarang sampai tanggal 20 Mei 2018. 

Ikuti langkah pendaftaran dibawah ini:


Gagal mengikuti 3 langkah dibawah ini berarti gagal mendaftar.

Bila anda sudah memiliki akun di SchoolingMe.com, tidak perlu mengikuti langkah-langkah dibawah ini. Langsung ambil course ScholarshipBootcamp di SchoolingMe.com

Langkah 1

1. Download dan baca Panduan Belajar ScholarshipBootcamp dibawah ini. 

Langkah 2

2. Bergabung di Facebook Grup ScholarshipBootcamp Periode 3.

Langkah 3

3. Follow atau Like salah satu atau semua Social Media dibawah ini agar tidak ketinggalan informasi:

Follow Twitter       : @01_budi dan @SekolahToefl

Follow Facebook   : https://www.facebook.com/budi.waluyo.33

Like FB Page          : https://www.facebook.com/Sdsafadg-879319065432901/ dan https://www.facebook.com/schoolingme/

Follow Instagram  : @sdsafadg, @schoolingme.id, dan @Sahabat_ST

Add/Follow Line   : @zux2328h

Selesai.

Cek informasi di FB Group ScholarshipBootcamp bila anda sudah disetujui masuk.

Posted in Bahasa Inggris

Waktu Terbaik Untuk Mulai Belajar IELTS & IBT

Pernah tidak kilas balik di masa-masa belajar Matematika SMA dahulu? Kalau dipikir-pikir, pada dasarnya materi Matematika yang dipelajari di kelas 1 itu dipelajari kembali di kelas 2 dan 3. Tetapi ada yang berbeda.

Saya masih ingat sekali. Saat kelas 1 dahulu, itu butuh jalan pengerjaan yang panjang sekali untuk mengerjakan tentang Sin Cos Tan atau Limit. Namun, saat di kelas 2, apalagi di kelas 3, ternyata jalan panjang yang ditempuh saat S1 dahulu itu ada jalan singkatnya, sehingga bukan jadi masalah lagi, karena sudah menjadi jalan dasar untuk mengerjakan soal dengan materi yang lebih rumit.

Jujur, saya sering kali berfikir saat di kelas 3 SMA, kenapa bu guru tidak langsung saja memberikan cara yang cepat ini sejak kelas 1? Malah diberikan yang panjang hingga membuat bingung.

Walau agak berbeda konteks dan hubungan, saya bilang bahwa situasi ini hampir sama dengan situasi ketika banyak yang tanya,” Kak, kenapa belum juga dibuka Sekolah IELTS? Bukannya banyak beasiswa sekarang yang tidak minta TOEFL ITP lagi?”.

Begini. Di tahun 2010, saya lama belajar TOEFL dan IELTS di Lembaga Bahasa Inggris Universitas Indonesia, sekitar 7 bulanan, sebagai bagian dari academic training yang diberikan oleh beasiswa S2 yang saya dapatkan saat itu. Ada satu pengalaman yang perlu teman-teman ketahui kenapa saya tidak langsung membuka Sekolah IELTS saja dari awal, malah buka TOEFL ITP.

Jadi, kami ada sekitar 50 orang penerima beasiswa ini dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam academic training ini, kami mendapatkan beberapa kali tes TOEFL ITP, sehingga masing-masing kami mengetahui sejauh mana progress belajar yang telah didapatkan. Setelah selesai dengan TOEFL ITP, kami melanjutkan ke IELTS dan IBT; mereka yang ingin melanjutkan studi ke Eropa dan Australia, masuk kelas IELTS; dan yang ingin melanjutkan ke Amerika, gabung kelas IBT.

Tahu tidak, ternyata ketika kami semua sudah mengambil tes IELTS dan IBT, menurut pengamatan saya, hasil skor yang didapat teman-teman tidak jauh berbeda dengan skor TOEFL ITP yang biasa didapat sebelumnya.

Skor TOEFL ITP bisa dikonversikan berapa perkiraannya dalam range skor IELTS dan IBT. Pengkonversian ini dimungkinkan dan berguna dalam mengukur kemampuan kita; yang belum tes IELTS tapi sudah punya skor ITP, bisa mengira berapa skor yang akan didapat ketika tes IELTS nanti. Misalnya, seseorang punya skor TOEFL ITP dikisaran 513 – 547. Jika dia tes IELTS, pasti kemungkinan besar skor yang didapatnya 5.5 atau 6. Ada kemungkinan juga turun atau naik .5 dari batas itu, jadi 5 atau 6.5, bergantung dengan sudah se-familiar apa dia dengan tes IELTS. Tetapi, saya pribadi tidak yakin dia bisa lewati angka 6.5. Hal yang sama juga bisa berlaku di TOEFL IBT.

Silahkan lihat tabel dibawah ini bila anda ingin mengira berapa skor IELTS atau IBT jika anda ambil tes dalam waktu dekat berdasarkan skor TOEFL ITP yang anda miliki sekarang. Ingat, dengan kemungkinan kurang atau lebih .5 dari batas skor, bergantung dengan tingkat seberapa jauh orang tersebut juga sudah belajar IELTS atau IBT.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk mulai belajar IELTS atau IBT?

Sebaiknya pastikan dahulu kalau skor TOEFL ITP anda sudah melewati 500. Kenapa? Karena di IELTS dan IBT nanti, tidak ada materi structure; materi akan langsung fokus pada empat skil, meliputi Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Sama seperti cerita saya tentang kenapa materi Matematika di kelas 1 cenderung lebih panjang penyelesaiannya, sedangkan di kelas 3 misalnya, jalannya sudah pendek dan fokusnya sudah pada penyelesaian soal materi yang lebih tinggi.

Di IELTS dan TOEFL IBT, anda tidak akan bertemu dengan soal-soal tentang tenses, subject verb agreement, preposition phrase, reduced clause, dan lain sebagainya, tetapi semua materi itu akan terkandung dalam, misalnya Speaking dan Writing anda di IELTS dan IBT. Jadi, sebaiknya, biarlah dulu menikmati jalan panjang mempelajari komponen materi structure, agar nanti saat di IELTS dan IBT bisa langsung fokus pada organisasi penulisan kalau di Writing dan isi/ topik pembicaraan kalau di Speaking; tidak fokus ke grammar lagi. Jika di Writing atau Speaking masih memusingkan structure, dijamin Speakingnya tidak akan lancar dan Writingnya tidak akan selesai-selesai dalam waktu singkat.

Singkatnya, kuasailah satu persatu dahulu. Jangan sampai, TOEFL ITP masih berantakan atau dibawah 500, sudah jauh ribet mikirin IELTS atau IBT. Saya sengaja baru sekarang ini menyiapkan materi untuk Sekolah TOEFL, karena TOEFL ITP saja siswa masih banyak yang jatuh bangun berguling-guling setiap kali prediction test diadakan. Mau masuk IELTS? Saya nanti yang akan kenyang.. makan hati, hiks 🙂

Saya pribadi menyarankan, bila skor anda sudah diatas 527, bolehlah mulai belajar IELTS atau IBT. Kalau mau aman lagi, takhlukkan dulu TOEFL ITP. Apa indikatornya? Sudah meraih skor 550. Karena anda bisa kemana saja untuk melanjutkan S2 kalau skor ITP sudah 550. 575 untuk S3.

Pandai-pandai jaga semangat belajarnya. It always seems impossible until it’s done!

Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328h | Twitter @01_budi 

Posted in Beasiswa

Lagi Nyari Beasiswa Studi ke Luar Negeri Tanpa TOEFL? Ini Bisa Membantumu

Salah satu keluhan yang banyak saya terima dari teman-teman yang sedang berjuang memenangkan beasiswa studi ke luar negeri adalah sulitnya menguasai dan mendapatkan skor yang tinggi di TOEFL. Kesulitan ini pun masih berkisar di TOEFL ITP, belum masuk ke TOEFL IBT dan IELTS.

Nah, beberapa waktu lalu, salah satu siswa Sekolah TOEFL bercerita ke saya kalau dia berhasil mendapatkan beasiswa melanjutkan studi S2 di salah satu negara di Eropa. Dan ternyata, TOEFL tidak menjadi salah satu syarat dari beasiswa ini, ungkapnya.

Setelah itu, ada siswa lainnya yang memberitahu saya kalau beasiswa yang didapatkannya juga tidak meminta TOEFL. Nah, lo!

Akhirnya, saya putuskan untuk menuliskan informasinya di blog ini. Selain informasi tentang beasiswa yang dimaksud, saya juga berikan kontak siswa yang berhasil mendapatkan beasiswa tersebut agar teman-teman bisa bertanya dan berdiskusi langsung dengan mereka. Tetapi, ingat ya, sebelum bertanya, pastikan sudah eksplor dan baca dahulu informasi tentang beasiswa di website yang diberikan.

Berikut daftar beasiswa studi ke luar negeri yang tidak meminta TOEFL:

1. Beasiswa studi ke Polandia

Nama beasiswa ini adalah Ignacy Lukasiewiez Scholarship Programmer untuk lanjut studi S2 dan S3. Beasiswa ini tidak meminta TOEFL dan IELTS, tetapi proposal thesis saja. Kecuali tiket pesawat, beasiswa ini membiayai semua. Menurut saya ini lumayan.

Silahkan baca informasi lengkap tentang beasiswa ini di halaman website ini: Beasiswa Polandia

Jika tertarik dengan beasiswa ini dan butuh tempat bertanya dan diskusi, anda bisa coba menghubungi akun Instagram:  @ellisa_na

2. Beasiswa studi ke Cina

Beasiswa dari pemerintah Cina ini kuotanya cukup banyak. Tahun ini ada sekitar 215 awardee yang diumumkan. Ada sekitar 3 siswa Sekolah TOEFL yang memberitahu mendapatkan beasiswa ini.

Saya berikan kontak siswa dibawah ini. Silahkan diskusi dengan mereka bila ingin tahu lebih jauh. Beasiswa ini ditawarkan setiap tahun dan ada beberapa prosedur yang bisa dipilih untuk diikuti. Ada pelatihan bahasa Cina yang dibiayai juga.
Silahkan baca informasi lengkap tentang beasiswa ini di halaman website ini: Beasiswa Cina

Note: Syarat IELTS di website itu hanya bersifat optional menurut siswa yang mendapatkan beasiswa ini.

Jika tertarik dengan beasiswa ini dan butuh tempat bertanya dan diskusi, anda bisa coba menghubungi akun Instagram: @habibtwhidayat atau @rengganis_ayu

Nah, itu dulu info dari saya buat teman-teman yang sedang mencari opsi beasiswa studi ke luar negeri tanpa TOEFL. Saya yakin, ada beberapa beasiswa lagi yang juga tidak meminta TOEFL sebagai salah satu persyaratan melamar.

Tetapi, pesan saya, tetap diingat kawan, bahwa anda harus tetap terus memperbaiki kemampuan bahasa Inggris, karena ini bahasa Internasional. Setidaknya jurnal, buku, serta berbagai koneksi akan menuntut kita bisa berbahasa Inggris bila levelnya internasional.

Pada akhirnya nanti, saya yakin, anda tetap harus belajar dan bisa menguasai bahasa Inggris, setidaknya untuk keperluan studi atau akademik.

Yuk, bersama kita mendesain masa depan yang lebih baik. Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328h | Twitter @01_budi 

Posted in Bahasa Inggris

Belajar TOEFL Semudah Menggerakkan Jari – Gratis & Online

Bersyukur, 18 Mei lalu genap 2 tahun usia Sekolah TOEFL.

Perlahan, kita merevolusi konsep E-learning dan Social Media.

Buat yang masih bingung tentang sistem belajar di Sekolah TOEFL yang baru, silahkan tonton video sederhana dibawah ini dulu. Proses pembelajaran sudah dimulai.

Share ke teman-temannya yang lain ya.

Let’s break the limits..!!