Posted in Bahasa Inggris

Waktu Terbaik Untuk Mulai Belajar IELTS & IBT

Pernah tidak kilas balik di masa-masa belajar Matematika SMA dahulu? Kalau dipikir-pikir, pada dasarnya materi Matematika yang dipelajari di kelas 1 itu dipelajari kembali di kelas 2 dan 3. Tetapi ada yang berbeda.

Saya masih ingat sekali. Saat kelas 1 dahulu, itu butuh jalan pengerjaan yang panjang sekali untuk mengerjakan tentang Sin Cos Tan atau Limit. Namun, saat di kelas 2, apalagi di kelas 3, ternyata jalan panjang yang ditempuh saat S1 dahulu itu ada jalan singkatnya, sehingga bukan jadi masalah lagi, karena sudah menjadi jalan dasar untuk mengerjakan soal dengan materi yang lebih rumit.

Jujur, saya sering kali berfikir saat di kelas 3 SMA, kenapa bu guru tidak langsung saja memberikan cara yang cepat ini sejak kelas 1? Malah diberikan yang panjang hingga membuat bingung.

Walau agak berbeda konteks dan hubungan, saya bilang bahwa situasi ini hampir sama dengan situasi ketika banyak yang tanya,” Kak, kenapa belum juga dibuka Sekolah IELTS? Bukannya banyak beasiswa sekarang yang tidak minta TOEFL ITP lagi?”.

Begini. Di tahun 2010, saya lama belajar TOEFL dan IELTS di Lembaga Bahasa Inggris Universitas Indonesia, sekitar 7 bulanan, sebagai bagian dari academic training yang diberikan oleh beasiswa S2 yang saya dapatkan saat itu. Ada satu pengalaman yang perlu teman-teman ketahui kenapa saya tidak langsung membuka Sekolah IELTS saja dari awal, malah buka TOEFL ITP.

Jadi, kami ada sekitar 50 orang penerima beasiswa ini dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam academic training ini, kami mendapatkan beberapa kali tes TOEFL ITP, sehingga masing-masing kami mengetahui sejauh mana progress belajar yang telah didapatkan. Setelah selesai dengan TOEFL ITP, kami melanjutkan ke IELTS dan IBT; mereka yang ingin melanjutkan studi ke Eropa dan Australia, masuk kelas IELTS; dan yang ingin melanjutkan ke Amerika, gabung kelas IBT.

Tahu tidak, ternyata ketika kami semua sudah mengambil tes IELTS dan IBT, menurut pengamatan saya, hasil skor yang didapat teman-teman tidak jauh berbeda dengan skor TOEFL ITP yang biasa didapat sebelumnya.

Skor TOEFL ITP bisa dikonversikan berapa perkiraannya dalam range skor IELTS dan IBT. Pengkonversian ini dimungkinkan dan berguna dalam mengukur kemampuan kita; yang belum tes IELTS tapi sudah punya skor ITP, bisa mengira berapa skor yang akan didapat ketika tes IELTS nanti. Misalnya, seseorang punya skor TOEFL ITP dikisaran 513 – 547. Jika dia tes IELTS, pasti kemungkinan besar skor yang didapatnya 5.5 atau 6. Ada kemungkinan juga turun atau naik .5 dari batas itu, jadi 5 atau 6.5, bergantung dengan sudah se-familiar apa dia dengan tes IELTS. Tetapi, saya pribadi tidak yakin dia bisa lewati angka 6.5. Hal yang sama juga bisa berlaku di TOEFL IBT.

Silahkan lihat tabel dibawah ini bila anda ingin mengira berapa skor IELTS atau IBT jika anda ambil tes dalam waktu dekat berdasarkan skor TOEFL ITP yang anda miliki sekarang. Ingat, dengan kemungkinan kurang atau lebih .5 dari batas skor, bergantung dengan tingkat seberapa jauh orang tersebut juga sudah belajar IELTS atau IBT.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk mulai belajar IELTS atau IBT?

Sebaiknya pastikan dahulu kalau skor TOEFL ITP anda sudah melewati 500. Kenapa? Karena di IELTS dan IBT nanti, tidak ada materi structure; materi akan langsung fokus pada empat skil, meliputi Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Sama seperti cerita saya tentang kenapa materi Matematika di kelas 1 cenderung lebih panjang penyelesaiannya, sedangkan di kelas 3 misalnya, jalannya sudah pendek dan fokusnya sudah pada penyelesaian soal materi yang lebih tinggi.

Di IELTS dan TOEFL IBT, anda tidak akan bertemu dengan soal-soal tentang tenses, subject verb agreement, preposition phrase, reduced clause, dan lain sebagainya, tetapi semua materi itu akan terkandung dalam, misalnya Speaking dan Writing anda di IELTS dan IBT. Jadi, sebaiknya, biarlah dulu menikmati jalan panjang mempelajari komponen materi structure, agar nanti saat di IELTS dan IBT bisa langsung fokus pada organisasi penulisan kalau di Writing dan isi/ topik pembicaraan kalau di Speaking; tidak fokus ke grammar lagi. Jika di Writing atau Speaking masih memusingkan structure, dijamin Speakingnya tidak akan lancar dan Writingnya tidak akan selesai-selesai dalam waktu singkat.

Singkatnya, kuasailah satu persatu dahulu. Jangan sampai, TOEFL ITP masih berantakan atau dibawah 500, sudah jauh ribet mikirin IELTS atau IBT. Saya sengaja baru sekarang ini menyiapkan materi untuk Sekolah TOEFL, karena TOEFL ITP saja siswa masih banyak yang jatuh bangun berguling-guling setiap kali prediction test diadakan. Mau masuk IELTS? Saya nanti yang akan kenyang.. makan hati, hiks πŸ™‚

Saya pribadi menyarankan, bila skor anda sudah diatas 527, bolehlah mulai belajar IELTS atau IBT. Kalau mau aman lagi, takhlukkan dulu TOEFL ITP. Apa indikatornya? Sudah meraih skor 550. Karena anda bisa kemana saja untuk melanjutkan S2 kalau skor ITP sudah 550. 575 untuk S3.

Pandai-pandai jaga semangat belajarnya. It always seems impossible until it’s done!

Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328hΒ | Twitter @01_budiΒ 

Posted in Beasiswa

Lagi Nyari Beasiswa Studi ke Luar Negeri Tanpa TOEFL? Ini Bisa Membantumu

Salah satu keluhan yang banyak saya terima dari teman-teman yang sedang berjuang memenangkan beasiswa studi ke luar negeri adalah sulitnya menguasai dan mendapatkan skor yang tinggi di TOEFL. Kesulitan ini pun masih berkisar di TOEFL ITP, belum masuk ke TOEFL IBT dan IELTS.

Nah, beberapa waktu lalu, salah satu siswa Sekolah TOEFL bercerita ke saya kalau dia berhasil mendapatkan beasiswa melanjutkan studi S2 di salah satu negara di Eropa. Dan ternyata, TOEFL tidak menjadi salah satu syarat dari beasiswa ini, ungkapnya.

Setelah itu, ada siswa lainnya yang memberitahu saya kalau beasiswa yang didapatkannya juga tidak meminta TOEFL. Nah, lo!

Akhirnya, saya putuskan untuk menuliskan informasinya di blog ini. Selain informasi tentang beasiswa yang dimaksud, saya juga berikan kontak siswa yang berhasil mendapatkan beasiswa tersebut agar teman-teman bisa bertanya dan berdiskusi langsung dengan mereka. Tetapi, ingat ya, sebelum bertanya, pastikan sudah eksplor dan baca dahulu informasi tentang beasiswa di website yang diberikan.

Berikut daftar beasiswa studi ke luar negeri yang tidak meminta TOEFL:

1. Beasiswa studi ke Polandia

Nama beasiswa ini adalah Ignacy Lukasiewiez Scholarship Programmer untuk lanjut studi S2 dan S3. Beasiswa ini tidak meminta TOEFL dan IELTS, tetapi proposal thesis saja. Kecuali tiket pesawat, beasiswa ini membiayai semua. Menurut saya ini lumayan.

Silahkan baca informasi lengkap tentang beasiswa ini di halaman website ini:Β Beasiswa Polandia

Jika tertarik dengan beasiswa ini dan butuh tempat bertanya dan diskusi, anda bisa coba menghubungi akun Instagram: Β @ellisa_na

2. Beasiswa studi ke Cina

Beasiswa dari pemerintah Cina ini kuotanya cukup banyak. Tahun ini ada sekitar 215 awardee yang diumumkan. Ada sekitar 3 siswa Sekolah TOEFL yang memberitahu mendapatkan beasiswa ini.

Saya berikan kontak siswa dibawah ini. Silahkan diskusi dengan mereka bila ingin tahu lebih jauh. Beasiswa ini ditawarkan setiap tahun dan ada beberapa prosedur yang bisa dipilih untuk diikuti. Ada pelatihan bahasa Cina yang dibiayai juga.
Silahkan baca informasi lengkap tentang beasiswa ini di halaman website ini:Β Beasiswa Cina

Note: Syarat IELTS di website itu hanya bersifat optional menurut siswa yang mendapatkan beasiswa ini.

Jika tertarik dengan beasiswa ini dan butuh tempat bertanya dan diskusi, anda bisa coba menghubungi akun Instagram: @habibtwhidayat atau @rengganis_ayu

Nah, itu dulu info dari saya buat teman-teman yang sedang mencari opsi beasiswa studi ke luar negeri tanpa TOEFL. Saya yakin, ada beberapa beasiswa lagi yang juga tidak meminta TOEFL sebagai salah satu persyaratan melamar.

Tetapi, pesan saya, tetap diingat kawan, bahwa anda harus tetap terus memperbaiki kemampuan bahasa Inggris, karena ini bahasa Internasional. Setidaknya jurnal, buku, serta berbagai koneksi akan menuntut kita bisa berbahasa Inggris bila levelnya internasional.

Pada akhirnya nanti, saya yakin, anda tetap harus belajar dan bisa menguasai bahasa Inggris, setidaknya untuk keperluan studi atau akademik.

Yuk, bersama kita mendesain masa depan yang lebih baik. Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328hΒ | Twitter @01_budiΒ 

Posted in Bahasa Inggris

Belajar TOEFL Semudah Menggerakkan Jari – Gratis & Online

Bersyukur, 18 Mei lalu genap 2 tahun usia Sekolah TOEFL.

Perlahan, kita merevolusi konsep E-learning dan Social Media.

Buat yang masih bingung tentang sistem belajar di Sekolah TOEFL yang baru, silahkan tonton video sederhana dibawah ini dulu. Proses pembelajaran sudah dimulai.

Share ke teman-temannya yang lain ya.

Let’s break the limits..!!

Posted in Bahasa Inggris, Uncategorized

Pendaftaran Siswa Baru Sekolah TOEFL

* Pendaftaran Siswa Baru Sekolah TOEFL *

  • Baca sampai selesai postingan dibawah ini.
  • Ikuti setiap langkahnya dengan baik.

    Sekolah TOEFL menggunakan sistem belajar yang baru.Β 

Langkah 1: Buka SchoolingMe.com

Langkah 2: Pilih Registrasi disisi kanan atas, lalu lengkapi formulir registrasi.

Langkah 3: Setelah masuk di SchoolingMe.com, lihat dibagian atas dan klik “All Courses”

Langkah 4: Pilih course Sekolah TOEFL yang ingin anda ikuti, lalu klik.

Langkah 5: Setelah masuk didalam course yang dipilih, klik “Take this Course” untuk mengambil course tersebut.

  • Formulir Pendaftaran dan Materi ada dibagian Lesson.
  • Tonton Video Introduction dan Baca Penjelasan di Course dengan baik.

Tonton video penjelasan singkat dibawah ini:

Yuk, bersama kita mendesain masa depan yang lebih baik. Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328hΒ | Twitter @01_budiΒ 

 

Posted in Bahasa Inggris, Cerita

SchoolingMe #First #Look

Buat teman-teman semua..

Ini salah satu yang sedang kita kerjakan, menggabungkan Social Media dan Online Learning.

SchoolingMe.com

Ini belum dipromosikan secara resmi, tetapi sudah bisa registrasi.

Beberapa courses sudah ada yang berjalan dan kita bisa ngobrol di social media yang lebih sehat πŸ™‚

Users akan bisa buat courses dan berbagi ilmu. Jadi, nanti, courses yang ada tidak hanya belajar bahasa Inggris, dan mentornya bukan saya saja. Everyone is welcome! πŸ™‚

Konsep Online Learning dibuat meminimalisir durasi learner online, jadi bisa hemat quota internet.

SchoolingMe. Free. Accessible. Enlightening.

A place where you can learn and share…

Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Twitter @01_budi | FB Page: sdsafadg

Posted in Cerita siswa

Pesan Kaos, Polo, dan Jaket Learn for the Future

Halo semua..

Ini ada kabar gembira.Β Kita sudah mendapatkan desain Kaos, Polo, dan Jaket untuk Learn for the future. Sekedar informasi, Learn for the Future adalah yang memayungi Sekolah TOEFL dan Sekolah Inggris, serta program-program belajar bahasa Inggris dan beasiswa gratis lainnya yang akan dibuat dalam waktu dekat.

Kaos, Polo, dan Jaket ini kita buat sebagai “Simbol Kebersamaan”, bahwa kita tidak sendiri dalam proses memperbaiki kualitas dan kapasitas diri dalam meraih masa depan yang lebih baik ini. Di tahun 2015, kita pernah buat kaos Sekolah TOEFL dan alhamdulillah ada ratusan siswa yang sudah membelinya.

Nah, kali ini kita sudah perbaiki desainnya dan lebih bervariasi pilihannya. Bisa pesan Kaos, Polo, atau pun Jaket. Saya sendiri tidak sabarΒ mau pesan juga, hee… Maklum, semuanya kita swadaya sendiri, jadi Mentor pun harus bayar juga kalau mau.

Dari penjualan ini, kita akan sisihkan Rp 5000 untuk uang kas Learn for the Future dan Rp 5000 untuk program beasiswa membantu teman-teman yang kurang mampu dalam membiayai tes TOEFL, IELTS, atau IBT. Buat teman-teman yang ingin menyumbang lebih, akan sangat membantu sekali.

Dibawah ini gambar dan keterangan harga Kaos, Polo, dan Jaketnya:

1. Kaos

Harga Rp 85.000. Warna Sesuai Gambar.

2. Polo

Harga Rp 95.000. Warna sesuai gambar. Tulisan Show dikaos akan diperbaiki menjadi shows.

3. Jaket

Harga Rp 160.000. Warna sesuai gambar.

Β 4. Formulir pemesanan

Silahkan isi formulir dibawah ini dan tunggu SMS dari Staf Learn for the Future dengan total harga yang sudah ditambah dengan ongkos kirim.

Klik “Kirim” atau “Send” setelah formulir diisi. Staf LFTF akan menghubungi anda tentang total harga yang harus dibayar setelah ditambah dengan ongkos kirim.

Let’s break the limits..!!

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Twitter @01_budi | FB Page: sdsafadg