Menggapai Indonesia dari Amerika..

Foto salah satu siswa, Vien dari Ambon, saat mengikuti tes.
Foto salah satu siswa, Vien dari Ambon, saat mengikuti tes.

Suatu hari di kelas Doctoral saya, ada diskusi tentang race, culture, dan identity sedang hangat berlangsung. Saya terus mendengarkan dan mengamati berbagai pendapat dari teman-teman sekelas tentang inequalities yang terjadi across race, culture, dan identity, sampai pikiran saya tersentak ketika mendengar satu kalimat yang diutarakan seorang teman asal Amerika. Dia mengatakan,” How can somebody be judged that he or she cannot do something when she or he does not have the privilege to learn about it?”

Kalimat dari teman ini terasa tidak asing maknanya dan satu hal yang segera muncul dipikiran saya, yaitu Sekolah TOEFL yang sedang saya jalankan beberapa bulan ini. Salah satu alasan saya membuat Sekolah TOEFL ini adalah saya ingin melihat semakin banyak-banyak anak-anak dari daerah bisa mendapatkan beasiswa studi ke luar negeri; dan, sponsor beasiswa luar negeri lebih menyukai para pelamar dari daerah pada dasarnya. Namun, apa daya, TOEFL saja mereka baru kenal nama, apalagi harus memenuhi skor TOEFL minimal. Tidak heran kalau penerima beasiswa studi ke luar negeri biasanya di dominasi oleh anak-anak dari kota besar, karena fasilitas belajar dan informasi mudah didapatkan. Padahal, anak-anak yang dari daerah ini belum tentu kalah dengan mereka yang hidup di kota-kota besar; hanya saja, kesempatan untuk belajar itu sedikit sekali bagi mereka, belum lagi ditambah kesibukkan rutinitas kerja yang harus dilalui.

Saya termasuk salah satu anak daerah yang beruntung mendapatkan ‘privilege’ mempelajari TOEFL, IELTS, IBT, dan GRE secara cuma-cuma dibiayai oleh beasiswa. Beasiswa S2 dan S3 yang saya dapatkan menyediakan pelatihan tes-tes ini dengan semua biaya ditanggung oleh mereka. Kemampuan bahasa Inggris saya yang awalnya lemah dan skor TOEFL yang rendah, ternyata bisa naik drastis ketika mendapatkan privilege untuk belajar. Kampus tempat saya menempuh studi Sarjana bukanlah kampus yang besar, tetapi setelah mendapatkan semua privilege untuk belajar ini, alhamdulillah saya bisa kompetitif bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa Internasional lainnya di Inggris dan sekarang di Amerika. Namun, privilege belajar seperti ini tidak banyak tersedia. Sponsor beasiswa pun sekarang mulai menerapkan standar-standar yang tinggi sebagai persyaratan melamar beasiswa, salah satunya dengan pelamar sudah harus memiliki Letter of Acceptance (LOA) dari kampus. Persyaratan seperti ini akan semakin membatasi anak-anak dari daerah atau mereka yang dalam kondisi finansial pas-pasan untuk bisa melamar beasiswa studi ke luar negeri.

Terus menerus mengeluh dengan kondisi tidak akan membawa kita kemana-mana. Makanya, Sekolah TOEFL, setelah beberapa bulan berjalan, mengadakan TOEFL Prediction Test untuk para siswa secara online satu minggu lalu. Sebuah tes pertama dengan sumber daya apa adanya, namun ditantang untuk memenuhi kondisi siswa yang bervariasi di berbagai daerah di Indonesia, bahkan beberapa sedang tinggal di luar negeri. Saya yang sedang tinggal di Amerika menyediakan tes melalui blog dan siswa mengakses soal melalui blog ini. Karena siswa memiliki latar belakang yang berbeda, setiap sesi diberikan rentang waktu mengerjakan selama dua hari; waktu tes tetap seperti yang tes TOEFL sebenarnya. Tes ini juga mengajarkan siswa untuk disiplin dan jujur dalam mengikuti waktu tes, walau mengikuti tanpa diawasi. Ternyata, hasilnya luar biasa sekali. Siswa, mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, sampai pekerja professional, menaati aturan tes dengan baik. Bila setiap tahun kita selalu mendengar berita kecurangan di Ujian Nasional, tes ini mungkin bisa dijadikan rujukkan bahwa ketika siswa diketuk kesadaran belajarnya, kejujuran dalam tes akan mereka jaga sendiri tanpa pengawasan.

Berikut cerita pengalaman pertama para siswa Sekolah TOEFL  dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri setelah mengikuti tes.

Dessy_palembang:

Alhamdulillah tesnya lumayan lancar dan gak ada kendala kak… pas waktu tesnya aja waktuny memang mepet… jd jawabnya seadanya.. hehe

Body_Jakarta:
Hmm mungkin suasananya aja kali agak beda ya karena bukan ditempat test nya langsung seperti test TOEFL pd umumnya. Tp sejauh sudah cukup baik penyelenggaraannya, terima kasih banyak mas Budi dan #SekolahTOEFL

Vera N P:

Dari tes seperti ini vera bisa belajar untuk menghargai kepercayaan orang lain, dengan tidak curang terhadap waktu yang udah diberi bang.. vera_medan smile emoticon

lysa_samarinda:

Serru bgt kk.. walaupun terkdng msih trkdala waktu yg trbtas, tpi jlan keluarnya yah buka linknya trus save as image nya deh, kerjaan kelar bru dah open filenya, tmn2 juga pada kepo, yah i jawab aja tunggu pndftrn periode 3 aja baru join. suer dah kk seru dn asik bgt. i get more from this coourse

Kurniatus Ziyadah_Bogor: 

pas tes kmren ga ada kendala berarti kak, lancar2 aja baik dari segi dapetin soal & waktu pengerjaan.. paling kendalanya dari diri pribadi kak, harus banyak belajar & latihan ngerjain soal..huhhuu *shyness (Bogor)

novia_bengkulu:

.…amazing pokoknya…belajar untuk jujur, sma diri sndiri. Walaupun ada kesulitan2…pastinya tetap berusaha, dan jgn bosan2 ya mas ngebimbing kami…syukron…jazakumullah khoiro katsiro….thanks in advance…semangat semuaaa……

Febri – Kulon Progo:

Semua section ngerjain di warnet, soalnya gak punya komputer/laptop. Pas listening section warnetnya nyetel lagu kenceng bener. Walaupun udah pake headset tetep aja susah konsen hahahah. Pasrah aja deh hasilnya ntar gimana. Semangat banget sih ngerjainnya, dan deg-degan juga grin emoticon soalnya baru pertama kali nyoba tes TOEFL. Makasih banyak, Mas Budi dkk.

rahajeng_sda:

Alhamdulillah kak Budi Waluyo tesnya bener2 challenging bgt, berjalan dgn lancar. mulai dari hari pertama sampe hari terakhir tes, rasanya masih dag dig dug ..hehe (mungkin karena ga sabar untuk bahas tesnya malam ini) .. bener2 melatih sikap disiplin dan kejujuran..  semoga akan ada tes tes selanjutnyaa, salam sukses luar biasa untuk seluruh siswa/i sekolah Toefl. Sukses selalu yah! Semangat! Aamiin

Syasa_NTT:
Alhamdulillah lancar kak. Suasananya aja terasa beda dengan tes langsung di lokasi tes biasanya, seperti konsentrasi yg tidak putus untuk 3 jenis sesi sekalian dan waktunya yg jalan terus untuk 3 sesi. Mungkin perbedaan paling terasa disana. All of that, the test was so interesting. I thank you sincerely, our great mentor, Kak Budi Waluyo.

Misbah_Banda Aceh :

Seru + mantap walaupun kendala utama pas listening.. Krn harus full akses inet atau download dl..

Fitri Indah Kumala_HK:

Menyenangkan plus menegangkan “nyuri waktu”

Fadilah-Yogyakarta: 
Mantap kak Budi!  challenging sekaligus interesting:D

Dian Uswatun Hasanah_Tangsel:

Meskipun baru bisa fokus mengerjakan tesnya di atas jam 10 malam, alhamdulillah lancar kak. Utk kejujuran waktu, suami yg pegang timer. Terimakasih kak budi J

 Vega Snpr:

Curi-curi kesempatan, berjuang melawan malas & kata “sibuk”

Ojy Nhe Ojy_NTB:

Dua jempol

witsqa_ankara:

Saran utk listening part; lain kali lebih baik menggunakan format mp3 saja, agar memudahkan jikalau ingin mengunduh dari telepon genggam.

Ken – Bali:
Sebenarnya tidak ada kendala berarti. Seperti kata teman2 yg lain, paling yg bikin beda itu suasanya. Karena kalo tes TOEFL beneran mesti fokus untuk menjawab soal2 di 3 sesi secara beruntun.
Anyway, ini udah keren banget. Dan seru!

Aries-Surabaya:
Pengalaman pertama ngerjain toefl kayak gini..seru..cara belajar spt ini scr tdk lgsg mengajarkan kita utk jujur krn tanpa ada pengawasan dr sp2 kita hrs mengerjakan setiap sesinya sesuai dg waktu yg telah ditentukan.

Ilzurmi-Jogja:

Ikut tes ini kita diajar untuk disiplin, teliti, melatih kejujuran, tepat waktu. Bedanya suasanya lebih santai, saya bisa ngerjainnya sambil dengerin musik dan nyeruput coklat, coba klo tes yang asli kayak gini juga tongue emoticon

Fitri_Surabaya:
It was fun, done the test with drinking hot tea, waktu yg flexible, need more to learn structure test. I hope we will have another test like this. Thank you Mr Budi Waluyo.

Turah asih lestari_jogja: 
Luar biasa sekali.. Di sela2 kesibukan menjadi panitia qurban disekolah bisa menyelesaikan tes toefl.
Ditengah2 kesibukan pondok juga alhamdulillah sekali bisa selesai meskipun entah hasilnya..

Nelvi_Serang:

Kendalanya cuma sama sinyal internet Kak, sama soal dalam format jpeg yang agak lola dibuka. Tapi untuk listeningnya, audionya jelas bgt Kak. The best lah…

Fathan-Ciputat:

Intinya the best deh…ga sabar pengen ikut tes slanjutnya

Rani_Medan:

Aman terkendali kak Budi.. Walau harus nyuri waktu di sela2 kesibukan yg padat merayap dan melawan malas.. Mudah2an ga kalah banyak kak.. 😐

Bety Kusumawardhani:

Luar biasa cz baru pertama kali ikut prediksi test toefl itp… Meskipun banyak kesibukan ketika mulai training kerja, ngerjain pekerjaan rumah yg banyak dan harus membantu ibu tapi tetep mengerjakannya semaksimal mungkin.. Semoga hasilnya memuaskan… (ฅ・ิω・ิฅ)by: Bety @Solo

Vania – Bogor:

Mantap kak soal-soalnya. waktu awal-awal ngerjain structure dan reading sempet panik karena waktu buat mikirnya gak banyak. ternyata pas selesai ngerjain masih sisa waktu banyak, jd bisa periksa ulang. pelajarannya, tetap tenang dan rileks saat ngerjain TOEFL hehehe.

Donny Fre:

Kalau saya msh ksulitannya kerasa pas dibagian listening… apalagi yg bagian long conversation.. grin emoticon

Nicki_bekasi:
Test na susah banget,,walau sempet kelewatan ngerjain reading, tp bisa diselesaikan dengan baik,,mudah2n hasil prediksina mencapai target pribadi,,semangatt

David Setya Prehandoko: 

Paling seru pas listening, hari jumat masih repot dengan kerjaan, niatnya pulang kerja mo nebeng download, ternyata kantor tutup gak ada yang jaga, langsung dikunci.
Sabtunya listrik mati, sore nyala, manfaatin buat download, selesai download, listrik mati lagi. untung diperpanjang sampai hari minggu, ternyata minggu masih mati listrik juga. gelap2an ngerjainnya dah.
Di wilayah timur udah gak bisa pake the power of kepepet kaya waktu masih di pulau jawa.

Lydia_tangerang:
Yg menantang itu di listening..krn at the same time hrs baca pilihan mana yg cocok…meskipun ada jedah bbrp detik sih..cmn tetep aja challenging..hehe…But i really like and appreciate this experience…kiki 🙂

Hilda Nurmuslimah:

Kalo menurut saya listening suaranya jelas. sy pernah belajar toefl di pare pas listening ny gk jelas. itu emang standar ETS listening ny kayak gitu mas Budi Waluyo? kalo kayak gitu, saya bersyukur sekali soalnya masalah saya di listening sejak awal. yg sulit menurut saya di structure, spt nya masih banyak yg gak “ngeuh” …

Nurul_Lubuklinggau:

Hampir semua test di prediction kemarin membutuhkan waktu yg cepat mas. Saya memang harus membiasakan diri pake stopwatch sepertinya grin emoticon Di part listening akhir, saya mengalami kendala mas. Sama satu lg di structure. Kalo di Reading, walupun textnya panjang lumayan bisa sy mas .. hehe..

Yuni_ Bogor :

First time nih test TOEFL via online gini, keren kak.. deg2an juga ya, meskipun ga diawasin hehe tapi belum bisa ngerjain listening Kak, soalnya lagi sakit :”

Prakoso Ari Wibowo: 

Kalau menurut saya sulit di sinyal hehe. Maklum saya berada di pedalaman perkebunan kelapa sawit, tapi itu ga menyurutkan saya untuk terus belajar bahasa inggris. Sangat menegangkan dan menyenangkan mengikuti tes TOEFL dari Borneo. Semoga lebih sering ya mas Budi.

Debby Paramitasari:

Saya kesulitan di listening yg long conversation dan long speach. Dan reading karena teksnya lumayan panjang yak dan banyak bagian yg saya kurang ngerti vocabnya. Bagian written expression juga rada2 bikin bingung. Apalagi yg dibahas di sekolah TOEFL hanya materi structure saja, sehingga mengerjakan soal yg lain hanya mengandalkan feeling saja.

Putri Permata Sari:

Alhamdulillah, bisa ikut ketiga-tiganya, tantangan plg utama ya menyiapkan waktu khusus bwt test ^_^v Yg paling kaget pas reading krn saya msh blm hafal structure grin emoticon Setidaknya lwt tes ini, kita bisa prepare klw mau ngadepin tes toefl sungguhan grin emoticon Saya di Solo

dyra_maros sulsel:

Alhamdulillah pengalamannya seru, bs ngalahin rasa malas. tapi sedikit saran unt tes berikutnya sebainya soalnya dlm bentuk yg lebih praktis spy bs konsentrasi hanya pada soal dan jawaban, ng harus scroll down layar kompie. heeheh . btw mas budi mau dibantuin apa?

Gemala Qurbani Gemala-Pamekasan:

Rasanya dag dig dug, karna sudah lama tidak mengerjakan soal toefl :)jika memungkinkan dan tdk merepotkan, soal listening bisa diperbanyak kak, untuk pembiasaan mendengarkan suara native, link untuk article juga kalau bisa di posting lagi, karena banyak membantu pembiasaan membaca tema baru dan menambah vocab. terima kasih banyak untuk Pemburu Beasiswa English Club Malang dan Kak Budi Waluyo smile emoticon

Mifta_Sulsel:

Pertama kalinya ikut test TOEFL…serasa dikejar2 waktu kak…Smg test selanjutnya bisa lebih baik lagi karena sudah tau ritmenya…two thumbs buat kak Budi Waluyo dan Tim Pemburu Beasiswa English Club Malang

uswatun_tegal:

,,, yg seru adalah pas listeningnya mesti semangat buat nyari jaringan 3 di rumah, jelajah sampe ke kebun belakang buat dapetin sinyal, dan listeningnya yg paling bikin saya blank zonk dah,,, tapi tetep pengalaman yg seru 🙂

Dessy Trisilowaty:

Toefl prediction yg menyenangkan dan menantang, bulan depan semangat ikut lagi

Afriani-Makassar:
Rasanya seru sekali mengikuti tes TOEFL jarak jauh begini, apalagi teman2 yg ikut berasal dari berbagai daerah, sprti ada semangat yg ‘membakar’ dari dlm diri, hehehe..
Sy juga sibuk kerja senin-sabtu, pelayanan di loket, merawat bayi sy ketika di rumah, mengurus suami & berbagai kesibukan sebaģai ibu rumah tangga lainnya. Tp alhamdulillah bisa kerjain tes nya pas tutup layanan, alhasil laporan2 dipending sampai besok paginya. But over all, it was totally fun! kiki 🙂

Filah-Jakarta:

Bener-bener ngetes kejujuran dan kedisiplinan waktu, seru banget apalagi ngerjainnya bener-bener harus nyari waktu yang tepat. kadang nyempetin waktu ditengah-tengah jam kuliah karena saking seringnya pulang kuliah malem. semoga akan ada next test lagi kayak gini biar bisa sering-sering latihan deg-degan liat soal toefl hehehe

Louise – Jakarta:

Challenging banget TOEFL PT-nya. Selain mesti juggling antara kerja, ngurus rumah, nyiapin aplikasi S2, tugas kantor lainnya, mesti sempetin ngerjain PT. Untuk reading perlu latian skimming lagi supaya waktunya ga mepet. Thank you untuk sharing soal-soal testnya.

Ageng Jakarta:

Pengalaman pertama ikut tes Toefl,walaupun msih byk yg tdk dimengerti,tpi tetap mencoba beljr trz.

Ovi_Medan:

Ini test TOEFL saya yg pertama.. wah.. luar biasaa… bnr2 butuh latihan yg lebih. Soalnya waktu ujiannya kilat bgt. Jadi suka hilang fokus gehara waktu. As far as what the team has done is great. Tysm.

Yandri-kupang:

Rasanya lumayan mumet tapi bagus buat melatih diri dan membiasakan diri dgn soalnya. Udah lama bgt aq ga prnah tes toefl lagi, jd agak shocked dikit. Krn harus bertahan dan teliti ngamatin soal2 nya. Pokoknya seru. Harapannya: kl bisa di level test selanjtnya, 3 skill tsb bs digabung skalian tesnya. Tidak terpisah2 harinya. Biar makin melatih diri juga

Risqiyani Kiki: 

Tesnya lancar kak Budi Waluyo, listeningnya juga jernih sekali. Karena suasananya beda dgn tes sebenearnya jd mungkin yg menjadikan saya kurang kompetitif hehe. Semoga hasil tes nya bagus. Makasih byk kak

Ayu_Malang:

pertama kali buat test TOEFL. pertama kali test online begini. bener bener luar biasa. semoga aja ke depannya lebih banyak SDM yg bisa bantuin kakak yaa.

Reinhard Simanjuntak:

Untuk yang structure waktunya terasa cepat sekali yah..

Bella_Tangsel:
tesnya super sekali. melatih kejujuran, ketelitian, dan kemampuan menjawab soal dengan cepat serta mengerjakan soal di sela-sela kesibukan. awalnya test toefl bagian structure saya kerjakan teliti namun kurang cepat sehingga soal yang akhir-akhir kurang terlalu diperhatikan dan jawab seadanya. grin emoticon namun di test toefl bagian reading saya memperhitungkan waktu untuk satu soal sehingga alhamdulillah bisa menjawab soal dengan tepat waktu. dan di test listening, yaah sepertinya harus banyak latihan mendengarkan lagi karena tidak bisa diulang lagi pada saat test. grin emoticon intinya harus lebih sering lagi latihan soal agar terbiasa menjawab soal dengan cepat dan teliti. kiki emoticon Thank you so much kak budi dan PBEC Malang kiki emoticon tak sabar menanti tes toefl selanjutnya.

Ainul Kahfi_Bandar Lampung:
Amazing test….Harus sering2 latihan terutama listening

Indawati-Kupang:

So excited di TOEFL prediction test ini. Dpt pengalaman baru.. Di antara ketiga itu yg paling kesulitan yaitu di reading mnurutku. Mana harus baca dan kejar2an sama waktu. Hehehe tpi Puji Tuhan semuanya selesai gak lebih dari waktu yg ditentukan. Gak tau hasilnya gimna yg penting sudh menyelesaikan dgn baik.. I was finished well all of the test. Thank you so much kak #kak_Budi_Waluyo

Akbar_Depok:

masih harus belajar skimming lagi karena merasa belum bisa selancar skimming bahasa indonesia. Sering sekali poin poin penting keskip. Good job ka! thanks for sharing

Hendra – Jakarta:
Bersyukur akhirnya bisa ikutin juga. Pada awalnya sempat kuatir apakah bisa selesai apa tidak. Apalagi di awal test hari senin istri saya yang sedang hamil mengalami pendarahan. rencananya pulang kerja mau kerjakan test tapi hari itu langsung ke rumah sakit. Besoknya setelah semuanya terkendali baru bisa mengerjakan. Thanks a lot Mas Budi Waluyo dan tim. Cemungud.

Reny Maruta Wijaya:

Saya malah merasa listening nya lebih jelas ketimbang di tes2 TOEFL yg pernah saya ikuti. -Maruta, magelang-

Ajeng_Ponorogo:

Alhamdulillah testnya lancar mas, sering-sering aja test-nya biar saya jadi tau mana yang harus kebut buat belajar. soalnya kalo test di tmpat test ga ngerti bgn mana yg harus dibenahi lagi. dan soal-soal bener-bener memperkaya vocab mas. makasi yah mas 🙂

Siswanti_Bekasi:
Great job Mr. Budi.. jd ngasah otak lagi nih.. maklum, setelah kuliah, kerja en ngurus keluarga doang nih. Tes dan materi yg dikasih ngebantu banged untuk mengingat kembali, dan saya memang lemah di structure (entah kenapa ga masuk2 nih en ga inget2) upset emoticon. Tes TOEFL ini seru banged untuk latihan dan lihat kemampuan kita… Keep the great work! Thank you all team…

Hamidah_Cimahi:

ngerjain tes dsela2 waktu ngajar ga mungkin.. d ruang guru jg ga mndukung konsentrasi.. walhasil harus ijin sma pnjaga sekolah buat lembur lbh lama… tnggu guru2 lain pda pulang..hehe

Lita_Ambon:

pertama kali test toefl..awalnya sempat blenk pas mulai ngerjain.. ternyata masih harus belajar lagi..lagi..dan lagiii. apa lagi ditengah kesibukan kerja.. harus bisa membagi waktu krna segala sesuatu butuh perjuangan n kerja keras. makasih kak Budi Waluyo buat kesempatan bisa belajar gratis di sekolah toefl.. saran saya digabung aja kak testnya..

Sinta-Jakarta:

Sebelumnya saya sudah mengikuti tes TOEFL satu kali untuk syarat kelulusan pre-klinik, yaitu nilai minimal 450. Alhamdulillah, saya berhasil lulus tes TOEFL, namun dengan nilai yang pas-pasan yaitu 460. Ini dikarenakan saya memang ‘kagok’ dengan tes TOEFL dan belum pernah mengikuti tes sebelumnya. Stelah beberapa tahun belajar b.Inggris secara mandiri dan baru-baru ini juga (alhamdulillah) ada sekolah TOEFL, akhirnya saya bisa menjadi lebih mantap proses belajarnya. TOEFL Prediction Test ini juga sangat bagus sekali, pengalaman yang sangat berharga bisa mengikuti tes ini. Dengan tes ini, saya dan teman2 lainnya bisa memprediksikan sejauh mana perkembangan dan pencapaian yang telah berhasil dicapai selama proses belajar.Terima kasih kak Budi dan tim PBEC malang #SekolahTOEFL Oke.

Kezia_Manado:

Pengalaman tes TOEFL seperti di sekolah TOEFL benar2 beda dengan tes TOEFL official ataupun prediction yang biasanya. Saya harus bangun pagi-pagi untuk ngerjain tes sebelum ke kampus. Tes terakhir, bagian listening saya kerjakan sambil mengurus pendaftaran KKN. Saat lagi serius dengerin rekaman dan jawab soal tiba2 ada temen yang ajak ngobrol, “kezia..kezia..kezia!” Awalnya saya cuek, hingga akhirnya saya ga konsen lagi dan ngomong ‘ssstt’.. Setelah selesai, saya ajak mereka ngobrol dan minta maaf krn sdh cuekin mereka.
Dan terjadilah percakapan berikut
T: “kamu ikut les?”
S: “iya”.
T: “Dimana?”
S: “Online”
T: “Bayar?”
S: “Gratis!!!”
T: “Wuih bagus ya!!”
Heheh.. ternyata ngerjain tes TOEFL di kampus adalah ide bagus buat promosi ke teman2.. hihihi
*Ijin curhat
Sebenarnya saya mau vakum dulu disekolah TOEFL karena sekarang ini saya lagi sibuk-sibuknya kerjakan proposal skripsi dan siap-siap untuk ujian mid semester. Tapi akhirnya saya putuskan untuk tetap aktif, meskipun awalnya saya pikir mungkin nanti akan sulit dan tidak maksimal, ternyata bisa kok. When there’s a will, there’s a way..
Kezia-Manado

Nani-jakut:
Abis ikut tes ini berasa bgt kurang vocab, , listening miss 2 soal huff frown emoticon

Nani Permata Sari:

Listening itu emg cpet bgt ya ka? Blom selesai ngebuletinnya udah mulai soal berikutnyaa hiks.. ;(

Lilis_Kediri:
Kalo tesnya online gini, menjaga biar tetep fokusnya susah. Pas lagi fokus ngerjain soal structure, tiba2 ada temen yg telfon minta tolong ngerjain tugas. Akhirnya waktu tes structure sempat diperpanjang 2 menit utk mengganti waktu yg dig…

Novianti_Yk:

Pengalaman TOEFL bareng Sekolah TOEFL ini menarik. Ini TOEFL ke-sekian saya, tapi menurut saya ini paling menantang, karena menantang saya mengerjakan sesuai waktu dengan kejujuran. Yang jg menarik adl sy sedang mengandung anak pertama say…See More

Maya_Sumbawa Besar :

really exited for the prediction toefl test, even with a simple way like we did here,,, but it’s important for us to practise. And for me, yg sangat bikin gregetan adalah terkait waktu, menjadi tantangan untuk bisa berfikir cepat mendapatkan jawaban yg tepat,, and that”s why we have to practise and practise again

Anyway, big thanks especially to Mr. Budi Waluyo and the team yg sudah sangat membantu dan memfasilitasi 🙂

Nanda Putri Ghassani:

Sistem testnya udah keren banget ka, terima kasih banyak ya kaa mohon maaf kalo saya blm maksimal dan suka ilang-ilangan di sekolah toefl ini frown emoticon

Nur Rezki_makassar
This is a great experience to me. Sy ini jg mrupakn tes k sekian kali sy. Awalx sy sdh niat gak mw ikut dlu krn takut waktunya keteteran. But, sy mnantang dri sndri, why not i try toh gratis hhehe. Stelah liat pjuangan tmn2 sekolah toefl jg wah…tnyata msh bnyk yg lbh sbuk dri sy. Thats give me plajarn bharga. Trima ksh buat sekolah toefl, kak budi, pbec 🙂

Atmiroseva_Tangsel:
Test structure buat saya paling susah. Waktu mikir dan waktu tersedia rasanya kurang banget, Hrs masih banyak latihan dan belajar yaa…

Royan_Surabaya:

Tesnya mantap lah, mas! 4 Jempol! Ini tes ke 2 saya di TOEFL. It’s quite nice. smile emoticon like emoticon like emoticon like emoticon like emoticon

Ahmad Agung_Palembang:
Agak susah di listening mas budi, mungkin harus perbanyak latihan denger kata” bahasa inggris. Tpi gpp yg penting udah pengalaman ikut tes toefl dan harus banyak latihan lagi grin emoticon

Nofa_serang:
Sistemnya bagus, tinggal sering2 aja diadain seperti ini. Semakin sering melakukan, semakin mudah dirasakan.

neneng_jogja:

.. seneng mas budi, bisa terus latihan.. kita terus bisa prepare buat test toefl yang benerannya nanti.. biar udah bayar mahal2 skor nya udah bagus.. heheehe

Ajeng_Depok :

seruu sih mas bisa simulasi soal toefl, jadi ada gambaran kalo mau tes sebenarnya,. sarannya mungkin lebih baik seluruh section tes dijadikan 1 aja, tapi ada 3 kesempatan di hari yang berbeda gitu mas. Anw, terimakasih ya mas budi

Raisa_yogyakarta:

soal di web di kasih timer aja kak, kmrn sya kbablasan 1 menitan. hoho grin emoticon

Riza malang:
Kendala utamanya itu waktu kak tapi kalo aku model online dan ngerjain sendiri kayak gini butuh perjuangan extra buat fokus soalnya kan suasananya jugak. Dan susah ya menjaga kejujuran itu soalnya waktu listening nya aku pause2 buat mikir extra he he

Novianti Taweru:

Merasa lebih baik di bagian struktur… it means there is a progress here! yeaaayyy…. smile emoticon smile emoticon

Annisa-Bandung:
Ini test toefl prtma sy kak, pas bagian structure super bgt, materi2 yg udh dipelajari tiba2 buyar -,- alhasil ngisi pake feeling hehe, tp ini jd pengalaman berharga bgt bwt test selanjutnya.. thanks Kak Budi Waluyo dan smw team SekolahTOEFL

Nissia_Cilegon :

wah pengalaman tes toefl pertama walaupun saya pernah belajar toefl sendiri dari e-books dan pas ngerjain structure waktu cukup tapi ga sempet mikir menganalisis pake ‘lama’ kk kalau reading ga bisa dibaca semua paling atas ma bawahnya aja langsung ke soal kk dan listening lumayan bingung cari gaya ngerjainnya yang enak soalnya ga di download tapi so far bisa dijawab semua dengan baik. Dan sekarang penasaran tips trik cara ngerjain yang efektif juga efisien waktunya. Listening kalau di buku2 latihan toefl itu cari jawaban yang ga mirip dengan percakapan arahnya jadi yang berlawanan gitu?bener gitu ga ya?

Prima Hutabarat:

Structure yang sesuatu banget… *dari dulu emang itu

Wien -Bandung:
Alhamdulillah, materi test lengkap Dan baik, listening jelas. Sy hanya merasa waktunya pas banget…. Tidak bisa berpikir lebih lama lagi.

Ayu-Medan:

Ya ampun tadi post komen gak masuk karna sinyalnya jelek frown emoticon Untuk structure dan reading saya lebih prefer kalau ngerjakan hardcopy karna agak susah kalau harus scroll down berkali-kali. Untuk listening saya cukup bahagia karna suaranya jelas dan karna mengerjakannya di kamar sendiri jadi tidak banyak polusi suara smile emoticonSecara garis besar sekolah TOEFL sangat banyak membantu, Mas. Soalnya mirip dengan exercise yang sudah dikerjakan

vera _ jakarta:

seneng banget sih walaupun masih susah untuk readingnya karena saya sering keteteran saat reading, tapi karena ikutan tes ini jadi melatih skill saya lagi hehehe saran aja nih ka budi kalo untuk kedepan nya diusahakan jangan berbentuk foto, tapi makasih ya kak budi dan team smile emoticon

Nurul Rahmawati:

Ini kali pertamanya saya ikut les TOEFL online + tes TOEFL macam ini. Seru mas.. udah lama ga ngerasain feelnya ujian,. haha Saya kalau mau ujian curi-curi waktu istirahat di kantor, sengaja ga pulang pas istirahat biar bisa pakai wifi kantor untuk tes. Semuanya udah oke mas, mungkin nnt kalau ada test lagi bisa dibuat jadi satu waktu aja ya biar ga misah2. Terima kasih atas sharing ilmu dan pengalamannya. Salam dari Sanggau, West Borneo. grin emoticon

Destya_Bekasi:

kenapa ya ka, klo udh long conversation, lagi dengerin pas liat soal langsung buyar ga tau apa yang dibicarain tadi, klo soal structure masih banyak yg pake feeling habis tata bahasa buat saya agak sulit ka, blum lagi tipenya banyak banget. alhasil target salah dibawah 10 mash jauh, klo reading saya agak bingung di soal main idea, main topic, what the reading talking about, kalimatnya panjang dan vocabnya banyak, hehe, diantara tiga test menurut saya reading so exhausting, biar begitu saya selalu penasaran sama TOEFL ini.. grin emoticon.. makasih banyak ya ka bantuannya dg diselenggerakannya sistem toefl online ini sangat membantu smile emoticon

Satrio – Jakarta:

Tesnya oke banget, sama dengan aslinya. Intinya sih latihan terus sampai terbiasa kalau bisa malah setiap hari apalagi untuk reading, structure pokoknya konsisten aja…smile emoticon

Dwi_Malang:
Pengalaman tes TOEFL pertama kali sungguh luar biasa. Walaupun hasil kurang memuaskan setidaknya bisa tahu bagaimana”medan perang” yang aslinya. Yang saya sangat salut audio listening jernih dan suaranya kencang banget terima kasih mas Budi Waluyo yang telah membantu saya mengenal tes TOEFL sebelum saya menjajaki tes yang sebenarnya. Terima kasih banyak 😀😀

Muin-Medan: ini adalah tes TOEFL pertama saya,,, jujur agak sedikit keteteran menghadapi soal nya karena memang sudah lama tidak aktif lagi di grup ini alias sebatas silent reader aja… untuk Listening memang lbh baik jika diprint dlu tu soalnya spya lbh fokus denger recordingnya… tes ini sangat menantang dan semakin menyadarkan diri untuk terus belajar lagi… dan lagi.. smile emoticon .. buat mas Budi n tim PBEC… thanks a ton

Ronna Choiruz Zaujat_bogor:

Pengalaman keren bgt. Baru kali ini toefl ngerjakan ga diawasin, dimenit sendiri. Belajar fokus dan jujur pd diri sendiri. Trm ksh mas budi like emoticon

Sarah_Bogor:

TOP dehh, jujur sy mengerjakan test ini dlm kondisi yg gak prima tp bersyukur sy bs mengikuti test ini dg baik thx mas Budi Waluyo

wulan_ jakarta:

pengalaman tes secara online pertama.. stelah 2 tahun baru ini lagi tes toefl. masih hrus banyak belajar.. makasi buat mas Budi Waluyo dan semua fasilitator.. tes nya bener2 bkin siswa mandiri. jujur dan disiplin.. kalo bisa tes nya diperbanyak jadi sebulan 2x biar lebih terbiasa dg tes sebenar nya.. tongue emoticon hehehe…

Virra~Tangerang:

Alhamdulillah bisa diusahakan mengikuti test TOEFLnya kak, meski jawabannya mungkin banyak yg salah.. grin emoticon yang penting berusaha serius untuk mencobanya.. Sayang sekali bila terlewatkan kesempatan ini kak.. Karena saya baru pertama kali ikut les TOEFL seperti ini… Sejak 2 tahun lalu mencari tempat untuk les bahasa inggris tentang toefl yang bisa disesuaikan dengan waktu bekerja saya sebagai bidan yg bekerja di rumah sakit rasanya sulit kak.. Sungguh Gagasan yang luar bisa kakak mendirikan#SekolahTOEFL ini.. Terimakasih banyak atas kesempatannya ya kak Budi 

Hidayah-brebes:
Kendala utama saya adalah waktu mengerjakan yg sangat kurang. Fokus dg kelemahan vocab. Mencoba Mengartikan setiap kalimat dlm menjawab soal structure membuat test structure sy keteteran…

Amel_Tegal:

..pengalaman tes toefl yg luar biasa, krn harus mandiri dan jujur tentunya, juga tiap kali ngerjain mesti diatas jam 10 malam krn menghindari gangguan dr luar terutama adek hehe, tapi alhamdulillah bisa melewati tes ini dg lancar. thanks kak budi utk tesnya, sering2 aja ngadain tes sperti ini, biar terbiasa juga hehe smile emoticon

Restu, Bandung:

Saya mendapatkan gambaran tes TOEFL itu seperti apa, berkat simulasi yang diselenggarakan oleh Sekolah TOEFL.
Saya akan mengurutkan bagian tes dari yang tersulit sampai dengan yang termudah, seperti berikut:
1. Reading
2. Structure
3. Listening

Reading:
Saya kehabisan waktu ketika mengerjakan bagian ini karena terlalu lama diam di suatu passage ketika belum berhasil menemukan jawabannya, padahal saya sendiri mengetahui bahwa sebaiknya dilewat terlebih dahulu jika kesulitan menemukan jawaban yang kiranya benar.
Lebh jauh dari itu, saya harus lebih giat menghafal dan memahami kosakata baru minimal sepuluh kata per hari, agar mempermudah dalam memahami sebuah passage. Karena ketika mengerjakan bagian ini kemarin, saya terlalu banyak meraba-raba makna dari suatu phrase yang terdapat pada sebuah passage.

Structure:
Walaupun saya menemukan banyak kemiripan dengan apa yang telah saya pelajari, tetapi masih ada keraguan untuk memilih jawaban yang kiranya benar menurutku. Ini disebabkan oleh cara belajarku yang hanya bertujuan –untuk mengerti, bukan untuk memahami– karena saya mempelajari “Structure and Written Expression” sebanyak tiga puluh bab hanya dalam kurun waktu dua malam.

Listening:
Saya masih belum bisa menerka seluruh kata yang diucapkan oleh pengisi audio, tetapi dapat mengikuti alur percakapan dan memahami maksud dari percakapan tersebut.
Selain dapat membantu pada bagian Reading, menghafal dan memahami kosakata baru minimal 10 kata per hari juga dapat membantu pada bagian Listening, karena saya dapat mengetahui apa saja kata-kata yang diucapkan oleh pengisi audio berkat kata-kata yang telah saya ketahui dan pahami sebelumnya.

Walaupun saya telah mengetahui TOEFL/IELTS sejak 3 tahun yang lalu, tetapi inilah pertama kalinya saya mengerjakan tes TOEFL.
Terima kasih telah memberikan kesempatan yang tak ternilai ini, dengan kesempatan ini saya mendapatkan gambaran tes TEOFL itu seperti apa.

Selamat berakhir pekan Amerika,
Selamat menyongsong awal pekan Indonesia.

Hugs!

Oktaviana_Jakarta:
Ka, ini pertama kalinya saya ikut test TOEFL, wlpun msh bingung, dan merasa waktuny rada kurang pas ngerjain terutama di materi reading, tapi sya menjadi tmbh semangat belajar.
Terima kasih kak budi utk kesempatan yg diberikan.

Nazuah_Jkt:

Setelah ngikut test TOEFL lagi, jadi terasah lagi otaknya. Krn kemaren jg sempet share status di BBM, byk temen yg nanyain ttg #SekolahTOEFL. Bahagia rasanya bisa share ttg #SekolahTOEFL ke temen2 khususnya

Jamilatul – Probolinggo:
Rasanya bersyukur sekali bisa bergabung dengan orang-orang yang memiliki misi yang sama untuk terus berjuang dan terus belajar toefl. smile emoticon Setelah prediction test ini rasanya pengen tes lagi hihihi, ingin merasakan lagi sensasi mengerjakan soal toefl di jam 3-4 pagi. grin emoticon gatau harus berapa kali ngucapin terimakasih buat mas Budi yang superrr duperrr hebat… Thank you mas Budi.

Syarif_Depok: 
Ini kedua kalinya saya ikut TOEFL prediction sejak 4 tahun yang lalu pas awal masuk kuliahs yang nama tesnya EPT. Karena belum bisa dan terbiasa, saya masih perlu banyak belajar lagi. Ada peningkatan yang lumayan baik dari hasil tes awal dan tes TOEFL kemarin. Senang dan bersyukur di sela habis kerja masih bisa mengikuti les ini. Terima kasih Ka Budi dan segenap kru#SekolahTOEFL untuk bimbingannya. smile emoticon

Senry-Bogor:
Alhamdulillah bisa mengikuti test TOEFl pekan ini. Kendala saya adalah koneksi internet saat mengerjakan soal listening sempat terputus koneksinya, tp timer ttp jalan. Terima kasih Kak Budi Waluyo atas #SekolahTOEFL dan#PBECMalang yang selalu mensupport. smile emoticon

Dicky – Jakarta:
Alhamdulillah saya bisa mengikuti tes TOEFL yg pertama ini di sekolah TOEFL. Rasanya senang sekali tapi sedikit deg-degan juga apakah skor toefl saya bertambah atau tidak. Menurut saya, semuanya lancar2 aja mas budi. Thanks a million buat mas budi dan segenap kru yg sudah menyisihkan waktu, tenaga, dan biaya dari pertama kali sekolah TOEFL ini didirikan sampai saat ini smile emoticon . Pokoknya terimakasih banyak deh! grin emoticon

Devi – Palembang:

Maaf bru bisa mmnculkan diri..baru ada sinyal. Alhamdulillah..dpt kesempatan untuk ikut TOEFL prediction disini..udah hmpir 2 tahun sya tdk mngikuti Toefl.. Jdi agak keteteran dgn waktu nya mas budi.. untuk soal structure..ada 7 soal yg ga saya jwb..krna wktu ny kburu habis..bgtupun soal reading…ada 2 wacana yg saya lewatkan..karena kndala vocab..jdi saya fokus di wacana yg mdah saya pahami saja. Kalo untuk listening..alhamdulillh lancar mas budi..cma ya harus cpt2 melingkari jawaban krna wktu ny super mepet.. grin emoticon makasih ya mas budi.. #sekolahTOEFL #PBECMalang

Eva_Bekasi:
seneng banget bisa ikutan TOEFL Prediction Test 1 ini. soalnya saya sudah cukup lama tidak ambil test TOEFL. Fasilitas dari sekolah TOEFL ini sangat membantu buat mereview kembali tentang pola tes TOEFL. walaupun belum 100% pas ngerjainnya, tapi insyaAllah masih tetep semangat kok buat terus belajar. Makasih kak Budi.

Dewi – bontang: Tes toelf onlinenya keren. Tdk ada kendala teknis apapun ketika mengerjakan soal. Listeningnya pun lancar. Memang harus berjuang memanfaatkan wktu luang d tengah ksibukan bkerja. Tes online jd bs lbh fokus dan lbh santai krn tdk d awasi ttpi tetap amanah untuk jujur. Semoga kdepannya bs lbh baik lg scorenya. smile emoticon dan semoga tes toefl onlinenya brkelanjutan terus y mas Budi Waluyo buat latihan kita. Terimakasih banyak sdh meluangkn wktu untuk kita. =))

Anna- batam:

masih banyak yg perlu diperbaiki dan teliti.buat pak Budi..semoga semakim sering test2 spt ini.

Riky-Padang:

Tes toefl kedua bagi saya sejak awal masuk kuliah. Kendalanya kurangnya vocab dan pemahaman serta trik dan juga waktu banyak habis ketika harus menaik-turunkan slide tampilan dilayar laptop pada bagian reading. Namun kesan saya jauh lebih besar dari kendala yg dialami , Saya serasa dalam situasi mengerjakan tes dengan rileks namun serasa diawasi diri sendiri dan saya merasa terikat oleh siswa-siswa yang lain dan juga mentor sekolah toefl walaupun gak pernah ketemu sebelumnya atau pun melihat secara langsung. Saya sangat bersyukur menjadi siswa dari sekolah toefl ini.

Restu-Cimahi:

harus banyak mencoba dan latihan karena soal blm selesai otak udh kepanasan memikirkan jawaban tes toefl, Makasih, ini pengalaman pertama yg menyenangkan cuma, masih banyak yg kurang dan harus ditingkatkan lagi, masih sulit bagi tugas belajar toefl, masih harus terus melawan diri sendiri, sukses terus. makasih buat kesempatannya, motivasinya dan semuanya, jangan menyerah, terus semangat smile emoticon

Restu Puteri:

yg kurang itu lebih pada diri saya sendiri,

Ohcum-Malang :

Bener2 greget! Simulasi Toeflnya tiap bulan sepertinya semakin greget Budi Sensei. Alhamdulillah banyak banget pelajaran yg bisa diambil selain TOEFL nya sendiri, amanah, kejujuran, dan kenyataan pahit kala waktu berasa cepet hilang buat nyari jawaban hehe. Terimakasih banyak sensei, terimakasih banyak staff2 PBEC Malang! Semoga Allah memberikan balasan kebaikan berlipat ganda, aamiin #maaf#nelat #SekolahTOEFL #PBECMalang

Mina-Aceh:
Metode test ya bagus Mr. Budi hanya kondisi dan timingnya yg bagi saya pribadi jd kurang bs maksimal. Terutama saat hari megang dan lebaran, kurang bisa fokus. Jd ngerjain byk yg nebak aja biar cepat kelar krn tamu dtg sambung menyambung hingga mlm.

Selain itu listening saya ga selesai krn awalnya susah download audionya. Dan pas mutusin lgsg dengerin dari webnya mati lampu dan baru hidup pagi ini. Jd saya baru bisa nimbrung sekarang nih guys.

Arvina Beanitari – Bengkulu:

Sebelumnya maaf karena baru bisa ikut temu online jam segini dikarenakan sinyal yang tidak mendukung tadi malam hehehe

Jadi langsung saja… Saya benar2 berterimakasih kepada #SekolahTOELyang udah memberi kesempatan saya untuk bisa improving bahasa Inggris saya, terutama dalam hal pengerjaan tes TOEFL. Banyak sekali hal yang saya serap selama belajar di sini. Terutama jadi tahu kalo sebenernya batasan itu ga ada kalo kita mau untuk meniadakannya.

Untuk TOEFL Prediction Test nya, benar2 luar biasa sekali, Mas Budi Waluyo! Sistemnya sudah baik. Apalagi diambil waktu 2 hari dalam pengerjaan per bagian, itu sangat membantu untuk siswa2 yang berada di tempat yang terpencil dan susah menemukan sinyal internet. Karena hal yang paling penting saat belajar online seperti ini adalah sinyal hehehe. Saran untuk ke depannya yaaa… pengennya sih tes2 sperti ini kembali diadakan. Jadi, kami selalu bisa berlatih banyak sebelum menghadapi tes TOEFL yang sebenarnya.

Mungin itu sja yang bisa saya sampaikan. Let’s break the limits! Karlina Aprimasyita Harus belajar lebih rajin..!

Ufia Annisa – Tangerang:

Terima kasih mas budi waluyo sudah menyempatkan sedikt wktnya untuk kita…Terima kasih jg buat teman2 yg membantu saya saat ada kendala dlm mengerjakan #TOEFLPredictionTest ini..
Bnyk sekali tantangan dan usaha buat ngerjain test #SekolahTOEFL mulai dr kendala sinyal smpai2 nongkrong seharian di kampus buat dpt wifian gratis hehe
Sarannya pngn terus2 ada latihan lg, biar semakin memahami trik2 TOEFL biar lebih manteb saat di test TOEFL yg sebenarnya.

Rizal – Yogyakarta:
Pengalaman tes TOEFL paling seru, karena semuanya serba mandiri. Baru sadar ternyata cuma pas tes TOEFL ini aja ngerjain soalnya bisa efektif sesuai waktu, gak lebih satu detik pun. Mungkin emang kalo kesadaran diri sendiri bakalan lebih fokus ngerjain soalnya. Terima kasih untuk kesempatannya. Let’s break the limits!

Witsqa Fadhilah Adnan karena lagi suasana lebaran idul adha ya. jadi harus bisa bagi2 waktu. apalagi saya, sembari nunggu cucian dirumah temen (karna mesin cuci dirumah rusak) saya memanfaatkan waktu saya sambil ngerjain soal2 toefl prediction test. dan gegara saya post2 foto ttg keikutsertaan saya, bener2 mengundang rasa penasaran teman2 saya di facebook (di dunia nyata pun kami berteman) hehe

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | BBM 51410A7E | Line ID: sdsafadg | Twitter @01_budi | Instagram: sdsafadg

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s