20160123_165433

Serpihan – serpihan salju tengah turun untuk kedua kalinya di Bethlehem, PA tempat saya tinggal. Kalau boleh jujur, saya sangat suka melihat rintik – rintik salju yang turun dari langit, perlahan mengubah tanah yang gersang dan pepohonan yang tinggal kerangka karena musim gugur menjadi putih bersih, hingga membuat diri ini tak henti tersenyum tak kala keluar rumah saat salju reda. Beberapa minggu lalu, salju juga turun disini, bahkan badai salju; jumlah salju yang turun lebih banyak dari tahun sebelumnya. Sayangnya, waktu itu saya sedang mengikuti pelatihan di Pocono Mountains selama seminggu. Saya kira justru di puncak gunung salju akan turun banyak, ternyata tahun ini cuaca sedang cukup berbeda dari biasanya. Salju yang turun di Bethlehem lebih banyak dan tebal; ketika saya pulang, salju dijalan – jalan sudah banyak dipinggirkan dan sudah banyak bekas jejak kaki orang berjalan atau bermain salju. Ah, salju itu enak menikmatinya saat pertama kali reda.. bisa bermain snow angel atau membuat snoman; itu sangat terasa nikmat Tuhan yang diberikan cuma – cuma ada didepan mata..

Pagi ini, syukur saya juga menerima kabar gembira dari beberapa siswa Sekolah TOEFL yang sudah berhasil meraih apa yang menjadi targetnya. Saya ingat, ada beberapa kabar gembira lainnya yang sudah saya terima dari siswa selama seminggu ini; serasa snowflakes yang turun agak lebih banyak dari yang terlihat. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi kepada teman – teman semua cerita yang mereka beritahu pada saya.

Ada yang bilang,” Mas Budi, Selamat ya Sekolah TOEFL – nya sukses sekali. Ada ribuan yang mendaftar!”. Ucapan seperti ini memang beberapa kali saya terima. Tetapi, tahu tidak? Menurut saya, keberhasilan Sekolah TOEFL bukan pada banyaknya orang yang mendaftar, melainkan sebanyak apa siswa yang sudah berhasil meraih target yang menjadi impiannya. Karena dalam meraih impian tidak cukup dengan hanya mengandalkan otak saja, saya juga mencoba membangun sebuah karakter seorang scholar melalui tulisan – tulisan sederhana yang hampir setiap hari saya bagi ke siswa.

Saya senang membagi cerita siswa – siswa yang berhasil. Bukan untuk menunjukkan kalau keberhasilan mereka karena saya, melainkan karena ada ribuan lagi siswa Sekolah TOEFL yang masih berjuang di luar sana; mereka ini butuh contoh, butuh dukungan yang tak putus hingga mereka berhasil. Setiap kali ada kabar gembira keberhasilan siswa, saya juga share kepada Mentor Assistant (MA) dan Class Administrator (CA) yang membantu proses pembelajaran siswa setiap hari di Grup WA. Mereka sudah sangat membantu saya dalam melaksanakan semua rencana pembelajaran di Sekolah TOEFL. Buat siswa yang berhasil atau nanti akan berhasil, jangan lupa berterima kasih dengan mereka juga ya 🙂

Berikut ini kabar gembira dari beberapa siswa Sekolah TOEFL yang saya terima minggu ini.

Yuk, ambil pelajaran dari cerita – cerita ini, agar bisa menjadi penguat dalam membangun jalan meraih target impian kalian; anggap saja seperti snowflakes yang tengah turun, perlahan menutupi tanah yang gersang dan ranting yang kering, dan membuatnya terlihat indah nanti. Ada waktunya giliran kalian yang mengabari saya nanti :D. Semangat ya!

Berikut Snowflakes untukmu hari ini, Kawan..


Siti Fatimah

iimAssalamualaikum Kak Budi, semoga senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam studi nya. Perkenalkan saya Siti Fatimah siswa Sekolah TOEFL Periode 3 kelas 4L. Saya menulis ini karena ingin berbagi kabar mengenai hasil TOEFL ITP awal Januari ini yang hasilnya baru saja keluar hari Jumat kemarin. Saya memang berikhtiar untuk apply dan lulus beasiswa di tahun ini. Sehingga sebelum mendaftar tes TOEFL ITP yang harganya tidak murah, saya mengambil tes ELPT dahulu di pusat bahasa di kampus bulan November kemarin dengan skor 507. Akhirnya harapan skor paling tidak diatas 500 sudah tercapai. Dalam waktu yang hampir bersamaan, saya juga ikut Tes TOEFL Prediction-2 yang diadakan oleh Sekolah TOEFL dan mendapat skor yang sama persis yaitu 507.

Dengan persiapan belajar materi tiap week yang selalu saya tulis di note kecil, dan kumpulan QOTD yang saya simpan, bismillah nothing to lose saya mencoba mengambil tes TOEFL ITP. Dalam proses pengerjaan kemarin saya merasa bahwa apa yang saya kerjakan bisa jauh lebih optimal jika saya menunggu materi-materi Kak Budi di week-week selanjutnya. Saya merasa down, bahkan sebelum tau hasilnya. Karena di soal reading ada satu teks yang ada di buku latihan TOEFL saya dan sudah saya kerjakan, namun saya masih salah dalam menjawabnya. Setelah tes saya hanya berharap keajaiban dan saya sudah ikhlas jika skornya <550 paling tidak bisalah untuk apply beasiswa di dalam negeri. Saya masih terus berdoa untuk hasil yang terbaik. 

Hari demi hari akhirnya dapat sms untuk mengambil sertifikat toefl. Ketika diserahkan hasilnya, saya terkejut dengan skor >550 yang saya dapat dan nilai tertinggi di listening yaitu 61, structure 52, reading 54. Alhamdulillah berkali-kali tiada terkira. Meskipun mepet dari 550, paling tidak satu target terpenuhi yaitu skor TOEFL ITP mencapat >550 dan saya bisa apply untuk beberapa beasiswa luar negeri. Saya tahu memang ini masih sangat awal dan perjuangan masih panjang. Saya akan terus berusaha belajar bahasa inggris dan mendapat skor yang lebih baik lagi dengan belajar dari materi-materi yang ada di Sekolah TOEFL setiap minggu yang di download, kemudian saya simpan dan saya tulis ulang materi beserta exercise nya. Menurut saya materinya sudah dikemas supaya mudah dipelajari bagi siapa saja. Nah, ketika setiap mau tes saya tinggal baca ulang catatan saya tersebut. Setiap minggu materinya akan semakin naik kelas kesulitannya, so sekali ketinggalan materi bisa susah untuk mengerti materi selanjutnya. Memang melatih kita untuk sabar dan telaten dalam belajar.
Percayalah, bahwa tidak ada kapal besar yang bisa berlayar jika tidak dibangun dari kayu dan material lainnya yang disusun sedemikian rupa. Semangat kawan! Perjuangan memang tidak akan pernah berhenti sampai mengikuti Sekolah TOEFL lalu selesai, seperti kata Kak Budi satu tingkat kesulitan selesai maka kita naik tingkat untuk menyelesaikan tantangan selanjutnya yang lebih sulit. Percaya saja, Allah bersama orang-orang yang mampu dan mau berusaha. 🙂

Marynasywa
Screenshot_2016-02-06-12-22-41

Jevri

Screenshot_2016-02-07-16-55-56 
 

Nastiti rohmah

Screenshot_2016-02-09-08-03-43

 Fitriani Juwita
Screenshot_2016-02-09-09-04-30
Ada beberapa siswa lagi yang lulus ke tahap wawancara beasiswa LPDP..
Tetap semangat ya!
Jangan biarkan keterbatasan yang ada membuatmu tidak bisa berbuat lebih dari yang orang lain pikirkan.

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Line ID: @zux2328h | Twitter @01_budi 

Advertisements