Posted in Inspirasi

T.I.D.U.R

dsc_2388

Malam tadi, saya tidur pukul 7 malam selepas shalat Isya. Bangun jam 12 malam, cuci muka lalu hidupkan Laptop, kerja kembali. Pukul 3 pagi tidur kembali dan bangun di jam 6 pagi untuk menunaikan shalat Subuh. Selepas itu, kembali ke tempat tidur dan bangun pukul 8 pagi. Gambaran ini hanya satu dari jadwal hari-hari saya yang tidak beraturan selama menempuh studi S3 di Negeri Paman Sam ini. Terkadang tidur jam 3 sore dan bangun jam 5 sore; tidak tidur sampai jam 2 atau 3 pagi, dan seterusnya.

Ah, saya selalu merindukan waktu-waktu tidur saat di Indonesia yang teratur setiap hari.

Kawan, salah satu tantangan yang akan anda hadapi saat menempuh studi di luar negeri adalah harus pandai mengatur waktu. Di awal semester mungkin masih bisa menikmati waktu tidur yang teratur dan sesuai kebiasaan. Namun, situasi akan berubah drastis seiring bertambahnya pertemuan kelas dan tugas-tugas yang harus dikerjakan.

Setiap minggu untuk setiap kelas selalu ada daftar bacaan artikel, book chapter, atau pun satu buku yang harus dibaca SEBELUM MASUK KELAS. Setidaknya, ada 2 atau 3 bacaan yang harus diselesaikan. Mungkin terdengar tidak berat bila anda membaca penjelasan saya ini. Tetapi, situasi akan terasa beratnya ketika anda harus menjalaninya bersama dua mata kuliah lainnya, tugas, kegiatan mahasiswa, dan lain sebagainya.

Beberapa minggu lalu, saya mendapatkan satu pesan dari teman yang baru memulai studi S2-nya di Amerika. Dia mengeluhkan banyaknya jumlah bacaan plus bacaannya susah sekali dimengerti. Di kelas, dia merasa ‘keteteran’ mengikuti alur diskusi teman-temannya yang kebanyakkan asli orang Amerika. Di satu sisi, dia harus memahami isi bacaan yang sulit dan disisi lain dia harus bisa menyampaikan idenya dalam bahasa Inggris; tentu saja teman-temannya asli orang Amerika tidak sulit sama sekali dengan bahasa Inggris. Situasi-situasi seperti inilah yang sering dihadapi mahasiswa internasional. Alhasil, agar bisa mengimbangi teman-teman kelas lainnya, kita harus berusaha lebih lagi belajarnya; akhirnya, waktu tidur harus mau dikorbankan sedikit dan mulai tidak teratur.

Kawan, saya tidak menulis cerita sederhana ini untuk membuat anda takut atau khawatir bagaimana nanti kalau beneran jadi studi ke luar negeri. Melainkan, saya ingin anda memahami satu situasi yang akan anda hadapi saat studi ke luar negeri nanti. Sejauh ini saya sudah berhasil menyelesaikan studi di University of Manchester, Inggris dan sekarang tengah menempuh S3 di Lehigh University, Amerika.

Saya mau bilang, kawan, ayolah coba menimba ilmu di negeri orang. Coba dan alami sebuah pengalaman proses menuntut ilmu yang berbeda. Anda punya sebuah potensi yang besar, bahkan Tuhan pun mengakui kalau anda adalah makhluk yang sempurna.

Luruskan niatnya untuk menuntut ilmu. Ikhlaskan diri untuk menjadi pribadi yang tangguh, positif, dan mencerahkan. Kita tidak tahu, mungkin dengan berawal dari membangun karakter diri ini, Tuhan  memberikan ridho-Nya – melipatkan jarak dan waktu untuk menjalani mimpi yang sudah dimiliki ini.

Yuk, semangat! Let’s break the limits..!!

If everything seems under control, you’re bot going fast enough

– Mario Andretti 

– – – – – – – – – – –

Budi Waluyo | Instagram: sdsafadg | Twitter @01_budi | FB Page: sdsafadg | Line: @zux2328h

Advertisements

8 thoughts on “T.I.D.U.R

  1. Saat ini saya tengah bekerja pada shift hour. Sering harus masuk malam. Mulai bekerja jam 19.00, tidur jam 01.00-0400. Setelahnya, dinas lagi sampai jam 07.00.

    Lalu jam 07.00-08.30 saya tidur di omprengan (mobil) menuju cawang. 08.30-09.30 bawa motor pulang ke rumah bekasi.

    09.30-12.30 saya tidur. 12.30-18.00 digunakan untuk belajar ielts, solat makan dll.

    Sebulan 8x menjalani proses ini.

    Setelah baca ini, langsung positive thinking “oh Mungkin Allah menempatkan saya diperusahaan ini agar saya terbiasa dengan pola tidur yang tidak reguler. Sebagai latihan saya, agar lebih siap, tidur lebih tidak teratur ketika menempuh S2 di LN hhe.

    Like

  2. Kq Budi can do and pass all of them. So do I. Let’s break the limit. Gb Pada tanggal 8 Nov 2016 23.10, “Learn for the Future” menulis:

    > Budi Waluyo posted: ” Malam tadi, saya tidur pukul 7 malam selepas shalat > Isya. Bangun jam 12 malam, cuci muka lalu hidupkan Laptop, kerja kembali. > Pukul 3 pagi tidur kembali dan bangun di jam 6 pagi untuk menunaikan shalat > Subuh. Selepas itu, kembali ke tempat tidur dan b” >

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s